BARANG-BARANG BAWAAN CALON HAJI
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Teman-teman pembaca yang Allah muliakan. Saya akan melanjutkan serial
manasik ibadah haji dan umrah. Kali ini kita akan membahas tentang barang apa
saja yang perlu dibawa oleh calon jamaah haji ke tanah suci. Barang bawaan ini
saya bedakan berdasarkan gender, bisa dijadikan sebagai referensi, boleh dikurangi atau
ditambah sesuai kebutuhan. Silahkan baca rinciannya di bawah ini.
BARANG BAWAAN
UNTUK JAMAAH HAJI PEREMPUAN
1. Pakaian untuk di dalam hotel dan kamar
-
Daster
atau baju tidur sekitar 4 – 6 potong
-
Pakaian
dalam 6 stel
2. Pakaian untuk pergi ke masjid dan
berziarah
-
Gamis
atau abaya sekitar 5 buah
-
Baju
seragam batik haji Indonesia
-
Stelan
celana panjang 2 stel
-
Kaos
tangan Panjang 2 potong
-
Jilbab
6 potong
3. Alas kaki
-
Sepatu
dan atau sendal tali satu pasang
-
Sendal
jepit atau sendal karet 2 pasang
-
Kaos
kaki 10 pasang
Harus dipastikan kualitas alas kaki karena
akan dipakai menempuh jarak yang jauh, terutama saat puncak haji, untuk
melontar jumrah jamaah berjalan kaki setidaknya 6 km.
4. Perlengkapan untuk beribadah shalat
dan haji
-
Mukena
2 buah
-
Sajadah
sekitar 1 atau dua buah
-
Sarung
tangan atau hand shock dua pasang
-
Al-Quran
-
Tasbih
-
Buku-buku doa dan aurad
-
Buku manasik dan panduan ibadah
-
Kain
Sarung/ sarung kebat satu buah
-
Gunting
kecil untuk tahallul satu buah
-
Kantong
kecil untuk kerikil
-
Kantong
besar/ tas travel untuk ke masjid, terkadang disediakan oleh Bank penerima
setoran
-
Tas
ransel untuk Armuzna yang agak besar agar muat kain ihram, baju untuk salin dan
peralatan mandi
5. Perlengkapan untuk mandi dan
membersihkan badan dan baju
-
Handuk
-
Sampo
saset atau botol
-
Sabun
batang atau cair
-
Sikat
gigi dan odol
-
Deodorant
-
Gunting kuku
-
Sabun
cuci
-
Sikat
cuci
-
Jepitan baju
-
Hanger/ gatungan baju
-
Tambang jemuran
Untuk
semua cairan per botol ukuran maksimalnya 100 ml, seperi sabun cair boleh dua
botol atau lebih, tapi tiap botolnya tidak lebih dari 100 ml sesuai aturan
penerbangan.
6. Perlengkapan untuk makan
-
Piring
dan mangkuk
-
Gelas
atau cangkir
-
Sendok
dan garpu
-
Termos/
tumbler untuk menyimpan es saat di tenda Arafah/ Mina
7. Makanan
-
Beras
3 sd 5 kg
-
Lauk
kering, seperti abon, dendeng, kentang mustofa, kacang teri (sukri),
serundeng dll secukupnya
-
Saos,
kecap, sambel instan secukupnya
-
Garam,
bumbu penyedap bila diperlukan
-
Kopi,
teh, susu, energen gula bila suka minum secukupnya
-
Mie
instan/ mie gelas/ pop mie secukupnya
Jamaah haji disediakan catering makan tiga
kali sehari ditambah buah-buahan dan air mineral. Layanan catering dihentikan
sementara menjelang puncak haji dan pasca haji sekitar 4 hari. Pada empat hari
itu jamaah bisa membeli makanan di sekitar hotel atau memasak, untuk harga
makanan berbeda beda, menjelang puncak haji mungkin harganya akan naik. Saran
saya jamaah memasak nasi, dan patungan membeli penanak nasi di Mekkah, bisa
digunakan saat catering dihentikan sementara bisa juga digunakan sebelumnya,
karena terkadang ada jamaah yang lebih suka beras dari rumah, ada yang suka
makan nasi hangat, penanak nasi juga bisa dipakai masak mie atau lainnya.
Jamaah tidak diperkenankan membawa alat masak dari Indonesia seperti magic com
dan pemanas air atau alat lainnya. Di setiap kamar hotel umumnya telah
disediakan pemanas air untuk membuat minuman panas.
8. Alat pelindung diri
-
Payung
-
Kaca
mata hitam, harus dibawa karena sinar matahari di Mekkah dan Madinah sangat
terik berbeda dengan Indonesia
-
Topi
-
Botol
spray air kecil dan besar, biasanya pemerintah memberikan botol spray besar
-
Masker
20 sd 50 pc
-
Pelembab
kaki (nivea) untuk mencegah atau mengatasi kaki pecah-pecah
-
Pelembab
bibir
-
Sunscreen
9.
Obat-obatan
-
Obat-obatan
yang biasa diminum, seperti obat darah tinggi dan lainnya sesuai anjuran dokter
-
Vitamin
C dan obat suplemen seperti imboost tablet secukupnya
-
Oralit
perlu sering diminum, pemerintah juga biasanya menyediakan beberapa
-
Obat-obatan
untuk mengantisipasi penyakit yang sering menjangkit, seperti obat sakit
kepala, obat batuk, obat flu secukupnya
-
Counterpain/
hot cream
10. Perlengkapan khusus wanita
-
Pembalut/
pantyliner secukupnya
-
Kosmetik
yang tidak berlebihan
-
Peniti
dan jarum pentul, dimasukkan ke koper besar.
11. Alat transaksi
-
Uang
Riyal pecahan kecil, 1 riyal, 5 riyal, 10 riyal secukupnya
-
Uang
Riyal pecahan besar 50 riyal, 100 riyal, 200 riyal disesuaikan kebutuhan
-
Uang
rupiah disesuaikan kebutuhan
-
ATM
Visa
Besaran uang yang perlu
dibawa untuk haji tentu relatif tergantung kebutuhan masing-masing. Pemerintah
memberikan uang living cost (biaya hidup) sejumlah 750 riyal kalau untuk
kebutuhan yang penting saja jumlah itu sudah cukup. Jamaah perlu menyiapkan
tambahan untuk bayar dam tamattu’ sekitar 500-600 riyal, dan ongkos-ongkos
ziyarah kalau yang tergabung dengan KBIHU biasanya dikolektifkan dengan besaran
yang beragam. Jamaah haji umumnya juga membeli oleh-oleh sehingga perlu membawa uang yang cukup. Mata
uang yang dibawa sebaiknya berupa riyal saudi, tapi sebagian penjual oleh-oleh
juga menerima uang rupiah pecahan 100.000 atau 50.000. Sebaiknya jamaah juga
membawa kartu ATM Visa untuk jaga-jaga bekal kurang.
12. Perlengkapan lain-lain
-
Jaket/ baju hangat
untuk selama pemberangkatan dan perpulangan
-
Terminal listrik
-
Colokan listrik kaki 3
-
Buku catatan dan pulpen
-
HP dan charger, sebaiknya
membeli kuota haji dari provider Indonesia agar lebih hemat.
Itu tadi barang bawaan untuk jamaah perempuan, untuk jamaah haji laki-laki
bisa dibaca rinciannya di bawah ini.
BARANG BAWAAN
UNTUK JAMAAH HAJI LAKI-LAKI
1. Pakaian untuk di dalam hotel dan kamar
-
Kaus atau baju tidur sekitar 4 – 6 potong
-
Pakaian
dalam 6 stel
-
Celana pendek/ kolor 4-6
potong
2. Pakaian untuk pergi ke masjid dan
berziarah
-
Baju
seragam batik haji Indonesia
-
Gamis/ top 3 buah bila suka pakai bisa juga nanti
dibeli di tanah suci
-
Baju takwa/ kemeja 3-5
potong
-
Celana panjang 3-5 potong
-
Kain sarung 2-4 potong
-
Peci/ songkok hitam satu buah
-
Sorban
3. Alas kaki
-
Sepatu
dan atau sendal tali satu pasang
-
Sendal
jepit atau sendal karet 2 pasang
-
Kaos
kaki 3 pasang
4. Perlengkapan untuk beribadah shalat
dan haji
- Kain ihram minimalnya satu pasang, bisa ditambah satu helai kain lagi
- Sajadah sekitar 1 atau dua buah
-
Gunting
kecil untuk tahallul satu buah
-
Al-Quran
-
Tasbih
-
Buku-buku doa dan aurad
-
Buku manasik dan ibadah
-
Kantong
kecil untuk kerikil
-
Kantong
besar/ tas travel untuk ke masjid, terkadang disediakan oleh Bank penerima
setoran
-
Tas
ransel untuk Armuzna yang agak besar agar muat kain ihram, baju untuk salin dan
peralatan mandi
5. Perlengkapan untuk mandi dan
membersihkan badan dan baju
-
Handuk
-
Sampo
saset atau botol
-
Sabun
batang atau cair
-
Sikat
gigi dan odol
-
Deodorant
-
Gunting kuku
-
Sabun
cuci
-
Sikat
cuci
-
Jepitan baju
-
Hanger/ gatungan baju
-
Tambang jemuran
6. Perlengkapan untuk makan
-
Piring
dan mangkuk
-
Gelas
atau cangkir
-
Sendok
dan garpu
-
Termos/
tumbler
7. Makanan
-
Beras
3 sd 5 kg
-
Lauk
kering, seperti abon, dendeng, kentang mustofa, kacang teri (sukri),
serundeng dll secukupnya
-
Saos,
kecap, sambel instan secukupnya
-
Garam,
bumbu penyedap bila diperlukan
-
Kopi,
teh, susu, energen, gula bila suka minum secukupnya
-
Mie
instan/ mie gelas/ pop mie secukupnya
8. Alat pelindung diri
-
Payung
-
Kaca
mata hitam, harus dibawa karena sinar matahari di Mekkah dan Madinah sangat
terik berbeda dengan Indonesia
-
Topi
-
Botol
spray air kecil, biasanya pemerintah memberikan botol spray besar
-
Masker
20 sd 50 pc
-
Pelembab
kaki (nivea) untuk mencegah atau mengatasi kaki pecah-pecah
-
Pelembab
bibir
-
Sunscreen
9. Obat-obatan
-
Obat-obatan
yang biasa diminum, seperti obat darah tinggi dan lainnya sesuai anjuran dokter
-
Vitamin
C dan obat suplemen seperti imboost tablet secukupnya
-
Oralit
perlu sering diminum, pemerintah juga biasanya menyediakan beberapa
-
Obat-obatan
untuk mengantisipasi penyakit yang sering menjangkit, seperti obat sakit
kepala, obat batuk, obat flu secukupnya
-
Counterpain/
hot cream
10. Alat transaksi
-
Uang
Riyal pecahan kecil, 1 riyal, 5 riyal, 10 riyal secukupnya
-
Uang
Riyal pecahan besar 50 riyal, 100 riyal, 200 riyal disesuaikan kebutuhan
-
Uang
rupiah disesuaikan kebutuhan
-
ATM
Visa
11. Perlengkapan lain-lain
-
Jaket/ baju hangat
untuk dipakai selama pemberangkatan dan perpulangan
-
Terminal listrik
-
Colokan listrik kaki 3
-
Buku catatan dan pulpen
-
HP dan charger, sebaiknya
membeli kuota haji dari provider Indonesia agar lebih hemat.
Untuk jamaah haji yang merokok maksimal membawa 200
batang/ satu slop akan diperiksa oleh petugas imigrasi saat boarding pass. Bila
kedapatan membawa lebih maka akan dirampas. Bila dirasa kurang jangan
memaksakan untuk membawa lebih karena kemungkinan akan terdeteksi.
Selain harus tahu apa saja yang perlu dibawa, jamaah haji
juga perlu tahu apa saja barang yang tidak boleh dibawa. Berikut ini barang
yang terlarang untuk dibawa jamaah haji.
Barang-Barang yang Dilarang untuk Dibawa Jamaah Haji
-
Senjata api
-
Senjata
atau barang yang tajam di kabin
-
Narkotik
-
Cairan/
barang berbahaya atau mudah meledak atau terbakar
-
Cairan yang
bersifat korosif
-
Cairan lebih dari 100 ml
-
Perlengkapan
elektronik untuk memasak seperti penanak nasi dan pemanas air
-
barang berbau menyengat seperti
jengkol dll
-
barang sihir/syirik, seperti
jimat dll
-
uang tunai lebih dari Rp100 juta tanpa izin
-
power bank lebih dari 20.000 mAh
- Air zamzam dilarang keras dalam koper.
Para pembaca yang Allah
muliakan, barang-barang yang akan dibawa dimasukan ke dalam koper yang telah
disiapkan oleh maskapai, biasanya akan didistribusikan sebelum pemberangkatan.
Jamaah akan menerima satu koper besar yang akan dimasukan ke bagasi pesawat dengan maksimal berat 32 kg, satu koper kecil yang
akan dibawa ke dalam kabin bersama jamaah, satu lagi tas kecil untuk menyimpan
dokumen seperti paspor, dompet/ uang dan barang-barang penting lainnya.
Koper besar biasanya
dikumpulkan di kantor kementerian agama maksimal dua hari sebelum
pemberangkatan, kalau sekarang di kantor kementerian haji dan umrah. Sedangkan koper
kecil dan tas kecil dibawa serta oleh jaamah. Barang-barang yang tidak akan
dipakai segera disimpan di koper besar, koper kecil diisi baju ganti, alat
mandi dan salat. Kalau pembaca termasuk dalam gelombang ke dua maka kain ihram
disimpan di koper kecil.
Saya kira cukup untuk
pembahasan kali ini, semoga bermanfaat, silahkan tinggalkan komentar atau
pertanyaan. Untuk membaca materi manasik lainya silahkan klik link di bawah ini:
Wassalamu ‘alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.

No comments:
Post a Comment